Pemerintah Kabupaten Serang Punya Cadangan Pangan 400 Ton, Dikeluarkan Saat Kondisi Darurat
Pasalnya, cadangan pangan sebanyak 400 ton yang dimiliki Pemkab Serang hingga kini masih tersedia dan bisa dikeluarkan ketika terjadi kondisi mendesak, seperti bencana alam dan adanya lonjakan harga pangan yang menyulitkan masyarakat.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pamgan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, Yuli Saputra memastikan jika untuk stok pangan jelang Natal dan tahun baru aman.
Ia mengatakan, saat ini Pemoab Serang masih memiliki cadangan pangan yang sampai saat ini belum dikeluarkan.
“Saat ini gejolak kenaikan harga sudah terlihat di hortikultura seperti cabe merah, sudah mulai naik. Namun untuk cadangan pangan beras kita masih aman,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu 7 Desember 2025.
Ia mengatakan, pemkab serang memiliki cadangan pangan beras yakni sebanyak 400 ton yang nantinya bisa dikeluarkan apabila terjadi bencana alam.maupun adanya kenaikan harga yang signifikan.
“Ada lebih dari 400 ton, jadi sudah diatas target yang ditetapkan pemerintah pusat. Biasanya dikeluarkan saat bencana maupun ada fluktiatif harga. Ini dikeluarkan oleh ibu bupati,” ujarnya.
Selain cadangan pangan, di Kabupaten Serang juga masih ada wilayah yang sedang panen yakni di Serang Selatan seperti Kecamatan Baros dan wilayah lainnya.
Kondisi ini tentunya sangat baik untuk menjamin ketersediaan pangan di Kabupaten Serang.
“Panen sebagian ada, tanam juga sebagian ada. Karena saat ini kita dikejar oleh luas tambah tanam, maka tidak menunggu jadwal. Kalau ada lahan kosong dan memungkinkan unruk ditanami, maka kita langsung lakukan pertanaman,” pungkasnya. (red)