Kasus Loka Padel, Pejabat Satpol PP Kota Tangerang Selatan Dipanggil Pihak Inspektorat
“Tau orangnya juga enggak kayak mana,” kata Suherman kepada tabir87news.co.id di Puspemkot Tangerang Selatan, Senin (2/3/2026).
Ia ceritakan sempat dicegah anak buahnya bernama Ronny. Pegawai berstatus PPPK itu bilang dirinya tidak perlu menemui pemilik Loka Padel.
Setelah dilakukan penelusuran, lanjut Suherman, anak buahnya tersebut yang ternyata bermain. Ronny sudah terima uang dari pemilik Loka Padel sebanyak jutaan rupiah. “Ini saya dipanggil mau jelasin ke inspektorat,” tegas Suherman. Ia pastikan ajuan rekomendasi Perizinan Bangunan Gedung (PBG) milik Loka Padel hingga hari ini belum terbit.
Menurutnya, rekomendasi PBG belum ditandatangani oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tangerang Selatan, Maulana Prayoga. “Pak Yoga kemarin lagi pergi umroh,” singkatnya.
Di lokasi yang sama, pelaksana tugas Kepala Satpol PP Kota Tangerang Selatan, Ahmad Dohiri mengaku bahwa Suherman merupakan korban pencatutan nama anak buahnya. Ia berjanji akan menindak tegas Ronny dengan mutasi pekerjaan.
Seorang pejabat Satpol-PP Kota Tangerang Selatan lainnya yang datang dipanggil inspektorat adalah Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan, Indra Gunawan.
Sebelumnya, proyek bangunan Loka Padel di Jalan Widya Kencana, Kelurahan Ciater, Serpong, disegel oleh Satpol PP. Sementara di depan bangunan terdapat papan karangan bunga milik Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Safa Ichsan bertuliskan ‘Selamat dan Sukses’ atas peluncuran bertahap. (red)
Dilarang keras menyalin, memodifikasi, memproduksi ulang, menerbitkan ulang, mengunggah ulang, serta mendistribusikan ulang semua konten tabir87news.co.id dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis terlebih dahulu dari tabir87news.co.id. Semua konten dalam tabir87news adalah hak milik tabir87news.co.id dan dilindungi oleh UU Hak Cipta.