Kemenkeu Purbaya: Ada bank yang menolak saya tempatkan dana SAL
Namun tidak semua bank bersedia menampung dana, yang berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) tersebut.
“Ada bank yang menolak suntikan dana. Saya pernah tawarkan ke BPD Jawa Timur dan DKI Jakarta. Jawa Timur enggak mampu. Saya mau kasih Rp 2 triliun, enggak berani dia,” ungkap Purbaya saat sesi tanya jawab di rapat pimpinan nasional Kadin, Senin (01/12).
Purbaya juga menawarkan Rp5 triliun ke Bank DKI, tapi BUMD milik Pemprov DKI Jakarta hanya mampu menampung Rp1 triliun.
Mantan Ketua Dewan Komisioner LPS itu menegaskan, dana hanya ditempatkan di bank yang relatif aman dan mampu mengelola.
Suntikan dana ini dilakukan untuk menambah likuiditas bank, mendorong pertumbuhan kredit sektor riil, dan diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Sebelumnya pada 10 November 2025, Purbaya menempatkan dana Rp76 triliun ke empat bank milik pemerintah, yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) masing-masing Rp25 triliun, serta Bank DKI Rp1 triliun. (red)